PAL INDONESIA HOME




 
  Perusahaan Kami
 
  Visi & Misi
  Penyedia Solusi
  Penjualan dan Pemasaran
  Teknologi
  Software Desain
  Welding Center
  Design & Teknologi
  Logistik
  Berita
  Profil Perusahaan
  Laporan Tahunan
  Struktur Organisasi

Quick jump





    Utama Perusahaan Kami Berita  
   
July 07, 2017
POWERSHIP












PAL Indonesia & Karadeniz Holding Limited (Turki), lakukan Penandatanganan Strategic Cooperation Agreement POWERSHIP

Ankara, 6 Juli 2017, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang mempunyai lebih dari 17.500 pulau dari sabang sampai merauke dan memiliki garis pantai terpanjang di dunia yaitu sepanjang 54.716 km. Ini adalah potensi yang sangat luar biasa yang perlu diupayakan. Dengan kondisi geografis tersebut maka kebutuhan listrik serta pendistribusian listrik sangat diperlukan, maka salah satu solusinya adalah diperlukan pembangkit listrik yang mudah dipindahkan.

PT PAL Indonesia (Persero) dan Karadeniz Holding Limited (Turki) memberikan solusi tersebut dengan melakukan Penandatanganan Strategic Cooperation Agreement (SCA) untuk pembangunan 4 (empat) unit Powership. Penandatangan dilakukan pada Kamis 6 Juli 2017 di Angkara, Turki oleh Direktur Utama Budiman Saleh dan CEO Karadeniz Holding Limited Mr. Orhan RemziKaradeniz, turut menyaksikan Mr. Nurettin Canikli (Deputy Prime Minister of Republic Turkey) Mr. Nihat Zeybekci (Minister of Economy of Republic of Turkey) serta Enggartiasto Lukita (Menteri Perdangangan Republik Indonesia), dalam rangka kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ankara, Turki, Kamis (6/7).

SCA ini menjadi pembuka jalan untuk kedua pihak dalam bersama-sama membangun dan berkolaborasi dalam transfer teknologi sambil turut serta menambahkan nilai lokal Indonesia dalam pembangunan armadanya.

Di dalam perjanjian ini, PT PAL Indonesia (Persero) akan membangun 4 unit kapal pembangkit listrik Indonesia dengan kelas Mermaid dengan instalasi berkapasitas antara 36 sampai 80 MW untuk pengadaan listrik di berbagai pulau sepanjang kepulauan Indonesia.
 
Pemerintah Indonesia melalui PLN melakukan kontrak pembelian listrik dengan total kontrak 540 Megawatt dari lima kapal pembangkit milik Karpowership. Salah satu kapal yang sudah beroperasi di Amurang, Minahasa untuk membantu pasokan listrik di dua provinsi yaitu Gorontalo dan Sulawesi Utara sebesar 96 Megawatt dari kapasitas maksimal pembangkit sebesar 120 Megawatt.
 

scroll to top