PT PAL Indonesia (Persero) Tandatangani Kontrak Kerjasama Dengan Posco International Corporation

2019-10-09 17:10:00

Surabaya, 9 Oktober 2019 – Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh menyambut hangat kunjungan delegasi Posco International Corporation yang diwakili oleh Executive Vice President of Mobility & Industrial Material Business Group of Posco International Corporation, Mr. Kye-in Lee. Agenda utama dari kunjungan tersebut adalah penandatanganan kontrak suplai bagi pembangunan proyek Dual Fuel Engines Barge Mounted Power Plant (BMPP)  senilai 85 Juta Euro yang sedang dikerjakan oleh PT PAL Indonesia (Persero).

Gambar 1. Foto bersama di depan Gedung PIP PT PAL Indonesia (Persero)

Dalam sambutannya Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh menyampaikan bahwa kerjasama antara PT PAL Indonesia (Persero) telah berlangsung sejak lama dan erat yang dapat mendukung peluang bisnis PT PAL Indonesia (Persero) sebagai perusahaan galangan kapal dan perusahaan EPC di bidang energi. Posco International Corporation selama ini memberikan  back up dalam bentuk suplai kebutuhan material pada berbagai proyek yang dikerjakan oleh PT PAL Indonesia (Persero) seperti pembangunan Kapal SSV 123 meter, Kapal Cepat Rudal (KCR) dan sistem SEWACO, Tug Boat dan Kapal Bantu Rumah Sakit TNI AL. Sementara itu Executive Vice President of Mobility & Industrial Material Business Group of Posco International Corporation, Mr. Kye-in Lee dalam sambutannya menegaskan komitmen Posco International Corporation untuk memberikan back up suplai material bagi pembangunan proyek-proyek yang dikerjakan oleh PT PAL Indonesia (Persero). Dengan dukungan tersebut, PT PAL Indonesia (Persero) dapat memaksimalkan potensinya dalam pengerjaan dan penyelesaian proyek sehingga dapat terus menjaga kepercayaan pelanggan.

 












Gambar 2. Penandatanganan Kontrak Kerjasama

            Kontrak kerjasama ini dimaksudkan sebagai bagian dari pemenuhan suplai bahan baku dan material bagi pembangun tiga unit BMPP yang dipesan oleh PT Indonesia Power. Tiga unit BMPP yang dibangun memiliki kapasitas 2x60 MW yang akan ditempatkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara dan 1x30 MW yang akan ditempatkan di Sambelia, Nusa Tenggara Barat.